Hasil gambar untuk space iklan 728x90
Hasil gambar untuk space iklan 728x90

Usia ke-71, TNI AU Krisis Heli Penyelamatan Pesawat Tempur

Usia ke-71, TNI AU Krisis Heli Penyelamatan Pesawat Tempur


YOGYAKARTA – memasuki usia 71 tahun, khususnya di 9 April, tampaknya infrastruktur dukungan Angkatan Udara ( AU) masih sangat minim.

di karenakan, sejauh ini dari sejumlah sistem senjata utama (alutsista) di sejumlah pangkalan udara, yang wajib didasarkan, Bisa mengambil suatu helikopter untuk mendukung penyelamatan pesawat tempur.

Kepala Kantor Informasi Brigadir Jenderal Angkatan Udara (Kadispen) (Marsma) Jemi Trisonjaya saat meninjau sejumlah skuadron di Pangkalan Udara (AFB) Adi Sucipto, negara Yogyakarta, selain kebutuhan alutsista modern, terbatas di kepemilikan pesawat.

"di tengah pembatasan di ini, hanya 2-3 helikopter Menyebut bahwa Bisa bekerja di misi penyelamatan kecelakaan pesawat tempur" gyakarta Jemi Trisonjaya Anod Adi Sucipto, Yu, kemarin.

"Tiga helikopter di Pekanbaru, Madiun, dan Pontianak. Kita masih wajib, dan menambahkan tujuh hingga delapan helikopter di setiap skuadron masuk pesawat tempur Anod."

Idealnya, sesuai dengan prosedur operasi standar, wajib ada satu helikopter siap mendukung pesawat tempur. Dia jelaskan, yang terbaik tempur basenya rumah Iswahjudi Air Force Base, Madiun, Jawa Timur, di ini membutuhkan helikopter.

"Demikian pula, pesawat tempur di pangkalan udara di Pekanbaru, Yogyakarta, Malang dan Makassar.," Perkataan Dia.

Menurut dia, sejauh ini hanya mendukung pencarian dan penyelamatan (SAR) hanya melatih helikopter, seperti di Anod Adisucipto. "Helikopter yang kita butuhkan pesawat, dan kita ingin beban berat helikopter juga bernama pelatihan pesawat helikopter, sehingga fungsi Hal ini hanya untuk menjalankan pengamatan dan menginformasikan, bila ada Bala. katanya kereta itu tak dilengkapi dengan helikopter dengan fasilitas standar SAR. "

masuk di usia 71, dan berharap kantornya dengan semua pembatasan yang ada, masa depan Bisa mendapatkan dukungan alutsista modern, di rangka mempertahankan kedaulatan wilayah udara di Indonesia ini.

"Ini Yaitu tujuan kami untuk mengajak rekan-rekan dan media di tur pers ruang media di 2017," pungkasnya.

sementara Anod Adisutjipto komandan, Brigadir Jenderal Air (Marsma) Nasional Investor Samyoga ke Jupiter tim aerobatic (GAT) selalu ada praktik rutin dengan durasi satu jam setiap latihan. Hal ini untuk menjaga konsistensi.

"selain untuk menjaga kohesi tim Gat yang berlatih hari ini, serta persiapan pameran di ulang tahun Angkatan Udara di Jakarta, 9 April, dia Menyebut," Ini

jelaskan bahwa keenam terbaik Yaitu peran masing-masing dari mereka. 1 pesawat Bagaikan seorang pemimpin, pesawat 2 dan 3 pesawat seperti pesawat katakan AP dan 4 pesawat Bagaikan slot. Untuk 4 pesawat juga Bisa disiapkan dengan pusaran air yang Serupa.

Sumber/Refrensi : https://nasional.sindonews.com/read/1193326/14/usia-ke-71-tni-au-krisis-heli-penyelamatan-pesawat-tempur-1491001289

Usia ke-71, TNI AU Krisis Heli Penyelamatan Pesawat Tempur | BagusNews | 4.5
Hasil gambar untuk space iklan 728x90