Hasil gambar untuk space iklan 728x90
Hasil gambar untuk space iklan 728x90

Suriah Siap Diinvestigasi Terkait Agresi Kimia

Suriah Siap Diinvestigasi Terkait Agresi Kimia


Damaskus – Kemarin pemerintah Suriah untuk mempersiapkan bila ada tekanan internasional untuk menyelidiki Agresi kimia yang menewaskan puluhan orang di Idlib. Damaskus juga menegaskan penyelidikan tak boleh mempolitisasi dan wajib memulai penyelidikan ke di proses ibukota nasional.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem Menyebut bahwa, berdasarkan pengalaman sebelumnya negara bahwa penyelidikan internasional tak menarik. Dia menunjukkan bahwa Pemerintah sedang mempertimbangkan usulan dari penyelidikan apakah itu berbahaya.

"Saya jamin semua, dan tentara Suriah tak menjalankan (Agresi kimia), dan tak akan memakai jenis senjata itu bukan untuk orang-orang kami, akan tetapi digunakan dan Menyebut guru pemberontak untuk menyerang warga sipil kami", dikutip oleh Agence France-Presse.

guru untuk membagikan pernyataan pers yang tepat di Damaskus dua hari dari Agresi kimia yang menewaskan sedikitnya 86 orang di anti-pemerintah Shaikhoun Khan dan Suriah Seusai milisi. Agresi itu mengangkat Kesedihan internasional dan kecaman.

Presiden Suriah Bashar al-Assad dituduh Bagaikan pihak yang bertanggung jawab atas Agresi itu. Tapi guru Yaitu bukti dipertanyakan bahwa tentara Suriah yang menjalankan Agresi itu. "Agresi udara pertama dilakukan tentara Suriah pukul 11.30 dengan tujuan gudang milik Al-Nasra depan, yang menyimpan senjata kimia," menambahkan

dan Menyebut masing-masing kemenangan dan ISIS (Negara Islam di Irak dan Suriah) penyimpanan senjata kimia di wilayah pemukiman. otopsi dilakukan di warga tewas dan terluka dari Idlib, hasil Turki menunjukkan bahwa mereka menghirup gas beracun. "Dan akan dikirim otopsi ke Den Haag untuk diuji di hasil laboratorium tambahan," Perkataan Menteri Kesehatan Turki Recep Akdag kemarin, mengutip Reuters.

ini didukung Menteri Kehakiman Bekir Bozdag. Dia menegaskan bahwa otopsi senjata kimia yang digunakan di Agresi itu. Ia menuduh Bozdag pasukan militer Suriah di bawah resmi pemerintahan Presiden Assad.

Namun, tak ada Bozdag tak menyebutkan nama kimia yang digunakan. Hal ini juga bukti bahwa mungkin terbukti Jadi versi kejadian yang disediakan oleh pemerintah Suriah dan sekutunya Rusia, itu Yaitu kesalahan tak dibuat.

Organisasi Kesehatan Global mengumumkan bahwa mantan (WHO) gejala korban Agresi kimia di Suriah Yaitu reaksi gas saraf. "Agresi senjata kimia tak mengakibat luka luar negeri, akan tetapi menyebabkan korban menemui kesulitan bernapas, menyebabkan kematian", menurut Organisasi Kesehatan Global.

dan menewaskan lebih dari 320.000 orang di Suriah sejak tempat perang saudara di Maret 2011. Berbagai perundingan perdamaian di Jenewa juga gagal di bawah naungan PBB pekan lalu untuk mencapai terobosan politik. Oposisi panggilan untuk Assad untuk mundur, namun Damaskus tetap tak menginginkan perdamaian.

( ESN )

Sumber/Refrensi : https://international.sindonews.com/read/1195208/43/suriah-siap-diinvestigasi-terkait-Agresi-kimia-1491572390

Suriah Siap Diinvestigasi Terkait Agresi Kimia | BagusNews | 4.5
Hasil gambar untuk space iklan 728x90